Tampilkan postingan dengan label Suara Warga. Tampilkan semua postingan
Makam Surowijoyo di Ngraseh ?
Ada sebuah makam di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro. Diyakini oleh masyarakat Desa ngraseh sebagai makam salah satu Bupati Bojonegoro, yakni Adipati Surowiloyo, Dalam sejarah Bojonegoro, nama Adipati Surowiloyo memang tidak ada, tapi yang ada adalah Surowijoyo, yakni adipati yang memerentah 1705-1718.
Makam tersebut memamang bukan seperti makam-makam adipati lainya. Karena makam hanya berupa tiga gundukan batu bata. Menurut Mansur juru kunci makam, tiga makam tanpa nisan itu adalah makam Singoyudho, Haryomeloyo dan Surowiloyo. "Semua masih satu kelaurga. "katanya.
Untuk menuju ke lokasi tidak ada tanda pengumuman atau plakat apapun. Karena hanya ada dari jalan ke arah Sumberarum, ada gang kecil sekitar 100 meter dari masjid dan sekolahan Desa Ngraseh. Jalan samping makam adalah jalan kampung biasa. makam itupun tidak mencolok kelihatanya hanya bertumpukan batu bata menggunung.
Mansur mengatakan, kompleks makam adipati itu oleh warga di jadikan tempat perayaan sedekah bumi setiap tahunya, terutama dari warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, orang Ngraseh mengenal makam Adipati itu sebagai Punden Gedong dan jarang yang mendekati makam jika tidak ada keperluan. Sebab, pusara diyakini masih keramat.
Makam tersebut memamang bukan seperti makam-makam adipati lainya. Karena makam hanya berupa tiga gundukan batu bata. Menurut Mansur juru kunci makam, tiga makam tanpa nisan itu adalah makam Singoyudho, Haryomeloyo dan Surowiloyo. "Semua masih satu kelaurga. "katanya.
Untuk menuju ke lokasi tidak ada tanda pengumuman atau plakat apapun. Karena hanya ada dari jalan ke arah Sumberarum, ada gang kecil sekitar 100 meter dari masjid dan sekolahan Desa Ngraseh. Jalan samping makam adalah jalan kampung biasa. makam itupun tidak mencolok kelihatanya hanya bertumpukan batu bata menggunung.
Mansur mengatakan, kompleks makam adipati itu oleh warga di jadikan tempat perayaan sedekah bumi setiap tahunya, terutama dari warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, orang Ngraseh mengenal makam Adipati itu sebagai Punden Gedong dan jarang yang mendekati makam jika tidak ada keperluan. Sebab, pusara diyakini masih keramat.
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Blogger Nusantara Luar Biasa
Pada tanggal 27 oktober 2011 jam 18.00 Blogger Bojonegoro ngumpul di basecamp dalam rangka mau ke sidoarjo untuk ikut acara kopdar 1000 Blogger nusantara,jam 18.30 ada 14 peserta dari Bojonegoro sudah ngumpul semua kami berangkat sianya 7 peserta berangkat dari Surabaya, Malang, Ngawi dan Ponorogo total peserta dari Bojonegoro 21 orang.
Jam 02.00 wib kami sampai di Camp Blogger Nusantara tepatnya di GOR lapangan Tenis, kami disambut oleh om gempur kami di persilahkan untuk makan dan istirahat agar besuknya bisa mengikuti acara kopdar 1000 Blogger Nusantara dengan fit.
Acara Kopdar 1000 Blogger Nusantara diselenggarakan untuk yang pertama kalinya di kabupaten Sidoarjo, pada tanggal 28-30 Oktober 2011 bertempat di Sun City Convention Hall. Acara ini digagas dan dimotori oleh beberapa blogger kawakan semisal Mas Antok Suryaden ( Joglo Abang) , Mas Gempur Abdul Ghofur dari Surabaya (TPC) , Mbak Mubarika Darmayanti dan Mas KUKUH TW selaku founder dan direktur utama perusahaan ID blog Network, dan eyang Blog Detik (mas Anjari).
28 Oktober 2011 Blogger Bojonegoro pakai Batik + PIN. Hari pertama Semangat persatuan Blogger Indonesia ada disini sekitar 1000 lebih blogger dikumpulin jadi satu di acara KOPDAR 1000 BLOGGER NUSANTARA. Mulai blogger dari Aceh sampai Papua. Mulai dari blogger paling muda (13 tahun dari Jogja) sampai blogger paling tua (63 tahun dari makassar). Mulai dari blogger yang amatiran sampai blogger yang Profesional, Mulai yang berangkat dari individual sampai dari komunitas, kami (read : Blogger Bojonegro) Banga bisa terlibat langsung diacara tersebut, Gimana nggak? Speakersnya aja dari Google, penn Olson, East Adventure, dari Blood for Life dan masih banyak lagi. Pendukung acaranya juga keren, dari blibli.com sama idblognetwork. seponsor utamanya XL Axiata Belum lagi media partnernya, dari mozilla, kompas.com, kompasiana, jakartaglobe, komputek dan masih banyak lagi.
Hari pertama Pembukaan beberapa sambutan dari panitia dan Pemda Sidoarjo, dan tari-tarian, Pada hari pertama ini , dari pagi sampai sore kita dikasih share masalah gimana caranya kita bisa jadi blogger yang sukses. Kali ini, pembicaranya dari blibli.com. Terus ada juga dari idblognetwork yang kemudian dilanjut dari Penn Olson, Mr. Willis Wee dari Singapura.
Sebuah kehormatan bagi Blogger Bojonegoro mendapat panggilan untuk mengikuti acara Upacara Sumpah Pemuda sekitar 50 orang peserta Blogger perwakilan yang mengikuti upacara Sumpah Pemuda dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan kabupaten Sidoarjo.
29 Oktober 2011 Blogger Bojonegoro pakai seragam (baca:Baju Blogger Bojonegro) Hari kedua Acara dimulai sekitar jam 9.di isi oleh pembicara dari pendiri Blood For Life, Mbak Valencia Mieke Randa, atau lebih akrab di panggil mbak Silly. Di situ, dia cerita soal awal mula berdirinya Blood For Life. Cukup mengharukan. Kita yang denger jadi dapet inspirasi dan motivasi untuk sering-sering mendonorkan darah kita ke mereka yang bener-bener membutuhkan tranfusi darah.
Acara lanjut dengan pembicara dari Google Singapura, Mr. Vinoaj Vijjay Koomar (manajer perusahaan situs pencari terbesar google kawasan asia timur ) Yang ngeshare masalah tehnik penguanaan Google Analytics.
Acara lanjut dengan pembicara dari Google Singapura, Mr. Vinoaj Vijjay Koomar (manajer perusahaan situs pencari terbesar google kawasan asia timur ) Yang ngeshare masalah tehnik penguanaan Google Analytics.
Pembicara selanjuutnya tetep dari orang-orang yang inspiratif diantaranya pendiri Suara Komunitas, Peternak kambing etawa yang sukses lewat blongging, Pendiri dan founder taman baca dan masih banyak lagi (Kika Syafi’i, Kukuh TW, Rara, dan juga Sugiharto.) Sampek sore hari, ada pembagian kaos Blogger nusantara buat di pakek besoknya.
30 Oktober 2011 Hari ketiga,semua perserta kompak pakek kaos Blogger Nusantara. Di hari yang terakhir, kami disuguhi tarian dan performa dari kelompok Musik Patrol Surabaya, Acara selanjutkan sambutan dari Panitia dan Pencetus Ide Kopdar Blogger Nusantara oleh Mas Gempur Abdul Ghofur, Mbak Mubarika, dan Pak Suryaden.
Acara hari terakhir kita semua peserta Blogger Nusantara tambah semangat. Salah satunya pas kita lagi baca Sumpah Blogger Nusantara.
Jati Diri Blogger Nusantara, Kami Blogger Nusantara:
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, keragaman, kebebasan berekspresi selaras norma budaya nusantara.
- Mengembangkan potensi diri menjadi insan kreatif, mandiri, jujur, peduli, antusias, kritis dan profesional.
- Memanfaatkan teknologi informasi dengan kebersihan hati untuk mencapai tujuan dan mewarnai kehidupan.
- Membangun jejaring dan berpartisipasi merawat bumi nusantara seisinya.
- Membangun sinergi, mendokumentasikan, mengasah kepekaan sosial untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sumpah Blogger Nusantara:
- Kami blogger nusantara, satu kebanggaan bersama, blogger Indonesia.
- Kami blogger nusantara, satu misi bersama, persaudaraan dan kemandirian blogger Indonesia,
- Kami blogger nusantara, satu visi bersama, insan kreatif media digital Indonesia
Blogger Bojonegoro di balik layar : ini acara paling seru minta tandatangan pada perwakilan komunitas peserta kopdar 1000 Blogger Nusantara dan Properti ini di simpan di basecamp Blogger bojonegoro sebagai kenanang-kenangan dari acara tersebut.
Dokumentasi Album Foto : Blogger Bojonegoro (dedexz)
Dokumentasi Foto : Aryv Kurniawan, Rasta. Hery Kusdianto, Ryan Atmaja
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Blogger Bojonegoro Kado Blog Desa dan Kecamatan
blokBojonegoro.com - Tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-334 Bojonegoro, komunitas blogger di Kota Ledre memberikan kejutan hadiah yang cukup unik. Yakni, membangun desa melalui sarana teknologi informasi, salah satunya dengan blogging. Sebanyak 27 blog kecamatan dan 430 blog desa telah dibuat oleh Komunitas Blogger Bojonegoro melalui domain www.bojonegoro.net.
"Pembuatan blog kecamatan dan desa tersebut sebagai persembahan kado ulang tahun untuk Kabupaten Bojonegoro. Juga, bagi masyarakat yang tersebar di 27 kecamatan dan 430 desa itu," kata Ketua Komunitas Blogger Bojonegoro, Ahmad Rifa'i.
Pria yang biasa memakai nama Dedexz itu menambahkan, momentum hari jadi tersebut cukup istimewa. Disaat masyarakat memperingati dengan berbagai cara, para blogger Bojonegoro juga mempunyai kegiatan sendiri.
"Cara kami yaitu dengan membangun 27 blog kecamatan dan 430 blog desa sebagai persembahan kado ulang tahun untuk Bojonegoro," sambungnya.
Dedexs menerangkan, jika Komunitas Bloger Bojonegoro sejak berdiri memang sudah mendedikasikan kemampaun dalam bidang IT, khususnya Ngeblog untuk ikut membangun Bojonegoro melalui dunia blogging.
"Saat ini Kabupaten Bojonegoro sudah dikenal masyarakat IT secara luas, bahkan di Nusantara," jelasnya.
Bisa dibilang, Komunitas Blogger Bojonegoro telah menunjukkan eksistensinya untuk membawa nama baik Kota Ledre. Diantaranya dengan memenangkan beberapa perlombaan blog yang telah diikuti, seperti SEO dan penghargaan dari Internet Sehat Blog & Content Award.
"Beberapa kegiatan seminar maupun worksop ngeblog sudah dimotori oleh Bloger Bojonegoro sejak bediri setahun silam. Kedepannya, Komunitas Bloger Bojonegoro akan memberikan sumbangsih untuk Bojonegoro melalui dunia blogging, dan terus memberdayakan maskarakat dari kota sampai desa melalui ngeblog.
Sekarang, seluruh desa di Bojonegoro telah memiliki blog. Blog tersebut di pegang dan dikembangkan oleh relawan bloger yang tersebar di seluruh desa di Kota Ledre. Tidak perlu waktu lama, dunia akan mengetahui bahwa Bojonegoro talah menjadi bagian dari dunia IT, di mana desa-desa telah tekoneksi ke dalam jaringan dunia blog.
"Dari Bojonegoro, untuk Indonesia, kami akan mewarnainya," sambungnya cukup optimis.
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Njungok Blogger Bojonegoro Di Bulan Ramadhan
Tepat hari sabtu tanggal 27 agustus 2011 blogger bojonegoro mengadakan njungok V.2 edisi khusus bulan Ramadhan 2011, njungok merupakan sebuah kegiatan bulanan yang intinya saling kumpul dan sharing antar sesama anggota blogger bojonegoro.
Namun kali ini ada yang berbeda, mengapa dinamakan Jungok V.2 ? karena dalam satu bulan ini (agustus 2011) kita sudah mengadakan jungok dua kali, yang pertama di kampong sambal dalam rangka rapat mengenai Planning mengadakan Buka bersama dengan anak – anak panti asuhan diwilayah bojonegoro, namun karena waktu yang sedikit dan terbentur berbagai kendala akhirnya kegiatan tersebut urung untuk dilaksanakan.
Jungok V.2 ini dilaksanakan di rumah dinas SMAN 2 Bojonegoro pukul 15.00 WIB. Agenda yang dibahas adalah tindak lanjut Dana Hibah dari ciptamedia.org , Mematangkan planning pembuatan kamus bahasa khas jonegoroan, dan dilanjutkan dengan agenda buka bersama.
Acara dibuka langsung oleh Pembina blogger bojonegoro om Prawoto yang langsung dilanjutkan dengan memaparkan ide – ide dalam menentukan planning proposal yang akan di ikut sertakan dalam pengajuan hibah dari ciptamedia.org . omPra memaparkan ide nya yaitu mengenai pengimplementasian program / software yang membantu para guru – guru dalam MeManagement tugasnya, seperti mempermudah rekapan absensi, input nilai, dan lain – lain. “para guru sangat mengalami kesulitan dalam merekap data laporan kegiatan mengajarnya, dan diharapkan dengan implementasi software ini para guru terbantu akan tugasnya” ujar omPra dalam pemaparannya.
Ide kedua datang dari anggota Komunitas Blogger Bojonegoro yang bernama fadly. Ide nya mengenai bagaimana membuat suatu kampung yang berbasis IT. Dan diharapkan dengan adanya kampung IT ini bisa mengenalkan masyarakat luas mengenai teknologi informasi. “konsepnya kita meng IT kan suatu kampung, sehingga dengan itu kampung tersebut bisa menjadi basis teknologi di daerah sekitarnya, dengan begitu ekonomi daerah tersebut akan meningkat, dan jika dikampung tersebut bisa berhasil kita bisa menerapkannya di daerah lain” ujar blogger fadly.
Setelah diskusi dengan yang lain mengenai bermacam – macam usulan ide, telah disepakati bersama bahwa dari bojonegoro akan mengajukan ke ciptamedia dengan ide implementasi software untuk guru – guru yang merupakan masuk dalam topik Meretas batas – kebhinekaan bermedia.
Acara dilanjutkan dengan Sholat Magrib berjamaah yang langsung di imami oleh ompra. setelah sholat semua anggota diarahkan ke Joss Raos contong di jalan gajah mada kota bojonegoro. Disana kita semua berbuka puasa dengan aneka menu yang cukup membuat lidah bergoyang. Semua anggota Blogger Bojonegoro sangat menikmati suasana tersebut, saling menjalin tali silaturrahmi antar sesama anggota dan Kebersamaan yang mungkin tidak pernah dilupakan.
The next kita semua langsung menuju ke Masjid Darussalam dekat alun – alun kota bojonegoro untuk melangsungkan ibadah sholat isya berjamaah dan sekaligus mengikut sholat tarawih. Setelah melangsungkan kewajiban dan kesunahan kita semua langsung menuju di depan pendopo Pemkab Bojonegoro guna diskusi melanjutkan bahasan rapat tadi sore.
Tepat Pukul 20.00 WIB kita semua sudah berkumpul di TKP. Acara langsung membahas mengenai perumusan ide yang sudah didapat. Dan disamping membahas itu anggota Blogger Bojonegoro juga saling sharing mengenai seputar dunia blogger, dari bagaimana menghasilkan uang dari blog, meningkatkan traffic blog, dan berdiskusi tentang security web / blog.
Tak terasa waktu menunjukkan pukul 22.45 WIB dan acara pun di akhiri dengan TOS bersama sama sebelum pulang. Dan inilah kegiatan anak blogger bojonegoro yang selalu aktif ikut berperan dalam memajukan bojonegoro dengan membantu meningkatkan Sumber daya manusia melalui basis teknologi informasi. (Glen Fadly)
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Pelatihan Ngeblog IMAGO Dengan Blogger Bojonegoro
Blogger Bojonegoro pada hari ini tanggal 24 Juli 2011 jam 09.00-13.00 wib mengadakan pelatihan ngeblog bersama IMAGO Bojonegoro sekitar 35 orang hadir dalam acara ini, acara rutin bulanan blogger bojonegoro yang biasanya NJUNGOK kali ini kita mengadakan pelatihan ngeblog bareng IMAGO Bojonegoro yang di selenggarakan di Perpustakaan Daerah Bojonegoro dengan tema NGEBLOG biar ngak GOBLOG.
Blogger Bojonegoro ingin mengajak generasi muda Bojonegoro agar melek IT supaya tidak ketinggalan dengan dunia Teknologi Informasi yang semakin pesat di era modern ini dengan mengajak generasi muda Bojonegoro untuk ngeblog biar ngak goblok karena Ngeblog merupakan suatu aktifitas yang saat ini memang mengalami pertumbuhan yang sangat bagus di banding tahun – tahun sebelumnya.karena kebutuhan akan informasi masyarakat saat ini sangat luas dan besar, dengan aktifitas ngeblog itu bisa mengasah kemampuan kita dalam berbagai aspek yaitu mengukur daya imajinasi dalam setiap lekuk design yang ditampilkan, dan juga yang paling penting adalah kemampuan dalam menulis, karena pada intinya tulisan lah yang menjadi inti tujuan dari ngeblog
Pelatihan ini merupakan agenda dari temean – teman komunitas blogger bojonegoro sendiri, pelatihan yang ini merupaka pelatihan yang ke -3 yang di adakan Komunitas Blogger Bojonegoro. Acara dimulai Tepat pukul 09.00 WIB yang dibuka oleh teman-teman Blogger, acara dimulai dengan acara seremonial biasa selanjutnya yaitu perkenalan dari semua anggota Komunitas Blogger Bojonegoro dan juga dari IMAGO Bojonegoro serta peserta lain yang hadir dengan di pandu oleh MC Blogger Bojonegoro mbak Desi Fitri (Duta Im3 Bojonegoro).
Acara selanjutnya langsung masuk ke bahasan utama yaitu pelatihan membuat blog bagi yang belum mempunyai blog, dan pelatihan memaksimalkan blog bagi yang sudah mempunyainya.yang dipandu langsung oleh Para anggota Blogger Bojonegoro Para peserta Nampak antusias dalam sesi ini, banyak yang mereka tanyakan kepada teman – teman Blogger Bojonegoro (mas fauns, Djuna, Aryv, Ghetuk (Farid), Naf-an, Abid, dedexz dan temen-temen lain ).
Nampak hadir juga Mas Iwan dari SBI Fm serta Mbak Ossa dan Raka dari Bass Fm yang ikut memeriahkan acara pelatihan. Di akhir acara muncul sosok yang dinanti – nanti, yaitu penasehat dari Komunitas Blogger Bojonegoro Yaitu Mas Prawoto yang biasa di panggil dengan Mr.PW. beliau memberikan semacam motifasi untuk para peserta bahwa kesuksesan itu ada pada diri kita semua, tinggal bagaimana kita membuka jalan tersebut, Tuturnya.
Acara ditutup pada pukul 13.00 WIB dan sebelum bubar semua peserta dan panitia berfoto bersama. Dan inilah cara nyata dari Komunitas Blogger Bojonegoro, dengan mengadakan acara seperti pelatihan ini diharapkan semua biasa memajukan kota Bojonegoro Via Internet dengan sarana Blog. Dengan memperkenalkan Kepada dunia bahwa Kota bojonegoro itu ada dengan segala potensi – potensi yang dimilikinya "Dari Bojonegoro oleh warga Bojonegoro dan untuk Indonesia".
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Gathering Blogger Bojonegoro
Beberapa hari lalu Blogger Bojonegoro mengadakan Gathering bersama pada Hari Jumat 14.00, Tanggal 18 maret 2011. Gathering ini di adakan perama kali untuk memfasilitasi temen-temen Blogger Bojonegoro yang sudah lama hampir 3 tahun Blogger Bojonegoro berdiri hanya bisa berinteraksi di dunia maya. Sudah lama kenal tapi orang-orangnya belum pernah bertatap muka sama sekali, itulah yang di alami temen-temen yang ada di Blogger Bojonegoro. Ahirnya ada ide untuk mengadakan Gathering bersama dan sambutan dari temen-temen yang lain sangat antusias sekali apalagi ada yang menawari tempat dari Mas prawoto tempatnya berada di Perpustakaan Umum Kabupaten Bojonegoro.
Setelah itu kita konfirmasi kepada petugas Perpustakaan Umum dan survei kelapangan untuk konsep tata ruangan yang akan di gunakan Gathering Blogger Bojonegoro dan Semua sudah siap ahirnya kita ada Dedexz, Fauns, Fadli, Arif, Prawoto meeting sebentar untuk membahas konsep acaranya setelah lama berdiskusi ketemulah konsep acaranya :
- Sambutan panitia (Fauns)
- Sejarah & Perkenalan Blogger Bojonegoro (Dedexz)
- Pembentukan pengurus (Afif & Ossa)
- Pembicara dari sponsor (Ajib computer)
- Sindikat baca & Menyusun agenda kegiatan (Prawoto)
- Penyerahan secara simbolis pemenang design logo Blogger Bojonegoro (aryv)
- Pembahasan baju Blogger Bojonegoro (A’an)
- Penandatangan prasasti Blogger Bojonegoro (Peserta)
- Tempat skretariat & nongrong blogger bojonegoro (Peserta)
Pada Hari Jumat 14.00, Tanggal 18 maret 2011. Tibalah waktunya Gathering pada hari itu Bojonegoro di guyur hujan deras tepat pada jam 14.00 hanya ada 3 orang yang baru datang tapi kita ga kalah semangat walaupun hujan optimis temen-temen yang lain bakal akan datang. Sambil menunggu temen yang lain serta projector lcd yang belum ada. Kita saling kenalan bersama Blogger yang lain ada yang dari Sugih waras, Cancunk, Temayang, Balen. Dll.
Setelah beberapa menit semua temen sudah datang dan acara di mulai dari perwakilan sambutan panitia yang di bawakan Fauns dalam sambutannya mengucapakan terimakasih banyak atas kedatangan temen-temen blogger bojonegoro walaupun sudah hujan tapi masih antusias untuk datang.
Acara kedua presentasi dari sindikat baca yang di sampaikan Mas prowoto mejelaskan tentang bagaimana cara meningkatkan produktifitas posting dan menulis dengan Hati, materi yang di sampaikan sebagai berikut :
- Menulis semua kegelisahan/uneg dalam hati
- Menulis dengan rasa (teknik curhat)
- Menulis cepat tanpa berpikir panjang
- Dimanapun kita, semua bisa menjadi ide untuk bahan tulisan
- Simpulkan apa yang ingin kita sampaikan
- Guanakan waktu, warna, pengambaran suasana pendukung
- Jangan lupa 5W + 1H + 1M
Acara ketiga memprekenalkan sejarah terbentuknya Blogger Bojonegoro mulai dari awal pembuatan website dan forum Blogger Bojonegoro yang di bawakan Dedex.
1. Mas prawoto 2. Mas teguh 3. Mas fauns 3. Mas afif 4. Mas fadli 5. Mas heri 6. Mbak nabila 7. Dedex 8. Mas aryv 9. Mbak ossa 10. Mbak lina 11. Mbak aprillina 12. Mas kusnadi 13. Mas Aji 14. Mas bayu 15. Mas nasrul 16.Mas wahyu 17. Mas yosi 18. Mas tutur 19. Mas ridho 20. Mbak diah 21. Mbak emi 22. Mbak mita 23. Mas a’an 24. Mas boim 25. Mbak lina 26.Mas samuji 27.M as gusdur 28. Mas hakim
Waktu perkenalan banyak yang menjelakasan blognya di gunakan sebagai sarana Curhat, Pengalaman pribadi, Tutorial komputer, Lagu, Linux, Bisnis, dan Media pembelajaran seperti yang di gunakan Mas fauns dan Mbak ria blognya di gunakan untuk menuangkan ilmu yang sudah di dapat dari pelajaran, setelah menerima materi bisa menyimpulkan materi yang di dapat ke dalam blognya.
Acara keempat pembatukan pengurus yang di bawakan oleh Mas afif dan Mbak ossa, ada 7 beberapa kandidat yang di calonkan sebagai ketua. Setelah pemilihan secara demokratis dari semua peserta Gathering terpilih sebagai berikut :
Kordinator Blogger Bojonegoro
- Penasehat : Prawoto
- Ketua : M.Rifa’i a.k.a Dedexz
- Wakil : Arifali Dwi Yachya K
- Sekertaris : Ria Aprillina
- Sekertaris II : Rhido Trifianto
- Bendahara : Lina Sintya Yuliawati
- Bendahara II : Ana Mita Pertiwi
Divisi Blogger Bojonegoro
- Humas Online : Teguh Nurdianto, Heri Kusdianto, Darul, Achmad Afiffudin Nurzein, Rifaun Na’im
- Humas Offline : Naf’an Mubarok, Kusnadi
- Dokumentasi : Hakim Musthofa, Ardhiansyah Rozaki, Arif Mustofa
- Keamanan : Chairul Fadheli, Yosi Juanda Lingarjati, Wahyu Wiji Lestarianto
- Acara : Tuti Alawiyah Sholichah (osa), Suntoko
Selanjutnya acara dorprize dari Ajib computer sebagai sponsor yang di bawakan oleh Pak luti. Acara ini sangat meriah sekali karena siapa yang bisa menjawab pertanyaan dari Ajib computer mendapat hadiah. Pertanyaanya seputar tentang Ajib computer juga ada beberapa pertanyaan yang di berikan dari temen-temen Blogger sendiri mewakili Ajib computer. Dari Ajib computer sekitar 12 hadiah yang di bagikan mulai Kaos, Vocher, Acecories computer dll. Temen-temen dari Blogger Bojonegoro sangat senang dapat hadiah secara gratis dari Ajib computer ada juga yang sedih tidak mendapatkan hadiah mungkin lain kali aja ya.
Acara yang kelima pembahasan baju Blogger Bojonegoro dan penandatanganan Prasasti Blogger Bojonegoro. Pembahasan baju di bawakan oleh Mas a’an yang mendesign bajunya setelah semuanya memilih design baju terpilihlah 1 design yang akan di buat untuk para anggota Blogger Bojonegoro.
Selanjutnya tanda tangan Prasasti dari seluruh temen-temen Blogger Bojonegoro yang bertuliskan “DARI BOJONEGORO UNTUK INDONESIA”.
Terahir penyerahan secara simbolis pemenang lomba logo Blogger Bojonegoro yang di menang kan oleh Juara 1 (AAN), Juara 2 (Abied N.c).
Setelah itu pada foto narsis bareng semua Blogger Bojonegoro yang datang pada acara Gathering. Semoga Blogger Bojonegoro tetap mempunyai semangat dalam belajar dan mengembangkan potensi memberikan informasi yang ada di Bojonegoro. (fauns)
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Asal Usul Bojonegoro
Di waktu masa maha raja balitung (th – 910 M) yang menguasai jawa tengah dan jawa timur daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bojonegoro belumlah ada. Yang ada hanyalah hutan luas yang di impit oleh pegunungan kapur di sebelah selatan dan utara yang dilewati sungai bengawan solo dan sungai brantas.
Kira-kira tahun 1000 masehi baru hutan ini yang menduduki yaitu orang-orang keratin madang kemulan. Awal mulanya hutan ini diberi nama “Alas Tuo” namaun setelah didatang masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak didirikan desa-desa disekitar hutan. Diantaranya adalah Desa Gadung, Desa dander dan sebagainya. Para pendatang yang mendirikan desa-desa itu membuat masyarakat sendiri berdasarakan hubungan keluarga. Di tiap-tiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Di antara kepala desa tersebut ada seorang kepala desa yang bernama Ki Rahadi yang menguasai Dukuh Randu Gempol. Akibat masuk kebudayaan hindu yang di terima Ki Rahadi maka cara pemerentahan meniru cara pemerentahan hindu. Nama Ki Raharadi di ubah Rakai Purnawakilan. Dukuh Randu Gempol diubah menjadi kerajaan Hurandhu Purwo (sekarang tempatnya di plesungan kapas). Beliau mengangkat dirinya sendiri menjadi raja yang mempunyai aliran Syiwa. Kerajaan diperluas dari gunung pegat hutan Babatan (sekarang babat) sampai purwosari cepu dan jatirogo (tuban) samapi layaknya benteng pertahanan kerajaan. Pusat kerajaan berlokasi di daerah kedaton (sekrang di daerah kapas).
Jalan propinsi kota bojonegoro (Jl. Gajah Mada, dipenogoro, kartini, AKBP M. suroko samapai jalan jakasa agung suprapto) dulunya masih berupa sungai besar yang sekarang dinamakan sungai bengawan solo yang waktu itu ramai sekali digunakan untuk perdagangan. Tempat raja berburu di desa padang dan sumberarum sekarang. Kerajaan Hurarandu purwa musnah bersamaan dengan hilangnya raja rakai pikatan secara turun menurun.
Di awal abad 19 indonesia berasa dalam kekuasaan pemerentah belanda. Di tahun 1824 ada 3 daerah di sekitar bojonegoro yang belum ikut dalam pemerentahan belanda yaitu daerah:
1. Kabupaten Mojoranu (dander) yang dipimpin oleh bupati R.T. Sosrodiningrat.
2. Kabupaten Padangan (desa pasinan) yang di pimpin oleh bupati R.T. Prawirogdo
3. Kabupaten Baurno (desa kauman) yang dipimpin oleh Bupati R.T. Honggrowikomo
Ketiga buapti ini dalam pengawasan bupati madiun yang bernama R.T Ronggo yang mewakili kerajaan mataram di jawa tengah. Waktu itu nama bojonegoro belum ada. Pemerentahan belanda menginginkan ketiga kabupaten dijadikan satu dan di bentuk kabupaten baru yang ikut dalam wilayah pemerentahan belanda. Untuk keperluan tersebut 3 bupati tersebut diajak musawarah di daerah padangan. Hal ini terjadi tahun 1826. Tapi bupati mojoranu yaitu R.T Sosrodinigrat dapat dijadikan alasan karena sedang berpergian ke desa cabean, daerah rejoso nganjuk. Selama itu pemerentahan kabupaten mojoranu di serahkan kepada pateh demang R. Sumosirjo beserta putra-putrinya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Surratin yang waktu itu masih didaerah nganjuk. Selama itu pemerantahan kabbupaten mojoranu diserahkan kepada pateh demang R. sumodirjo beserata putra-putranya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Suratin yang waktu itu masih belajar agama di daerah ngithitik.
Pemerentahan belanda yang melihat untuk menyatuka 3 daerah menjadi gagal, lalu memasang rambu-rambu di wilayah mojoranu dan membuat tandingan yang di beri nama kabupten rajekwesi sekaligus membuat penjara sana. Yang di angkat oleh pemerentahan belanda menjadi bupati rajekwesi yaitu R.T Purwonegoro yang waktu itu masih berstatus bupati probolinggo hanya untuk semestara. Pusat kabupaten waktu itu berlokasi di daerah ngumpak dalem.
Karena pemerentahan di rejekwesi R.T purwonegoro tidak sesuai dengan yang diharapkan belanda maka belanda mengankat R.T joyonegoro menggantikan bapaknya yang di angkat sebagai bupati rajekwesi. Di mada pemerentahan belanda kapubaten mojoranu dianggap tidak ada. Melihat kenyataan yang demikian R.T Sosrodilogo juga mengadakan hubungan dengan pangeran dipenogoro di Mataram.
Disuatu waktu R.T joyonegoro malihat R.M Suratin R.T Sosrodiningrat seebagai bupati mojoranu memakai kebesan kerajaan. Saat itu juga R.M Suratin ditangkap dan dijebloskan ke penjara Rajekwesi. Kejadian itu diketahui R.T Sorodilogo. Setelah berunding dengan patih demangan R. Sumodiroojo dan demang kapoh maka R.T Sosrodilogo meminta bantuan pengeran dipenogoro dari mataram akhirnya dikirm bala bantuan sebanyak 40 orang.
Sengaja di buat lantaran akhirnya terjadi peperangan kecil diantara Mojoranu dan Rajekwesi. Ke 40 oarang dari mataram akhirnya ditwan dan pateh demangan R. Sumodirjo gugur dan dimakamkan di desa bendo (kapas) R.T Sosrodilogo juga dimasukan ke penjara dan dituduh sebagai pemberontak dipenjara di rajekwesi R.T Sosrodilogo bertemu dengan adiknya R.M Suratin. Keduanya akan mengadakan pemberontakan dengan perencanaan yang lebih matang dan rapi.
Akhirnya keduanya bida lepas dari penjara dan peperangan dimulai kembali. Kabupaten Rajekwesi dikepung dari berbagai arah. Dalam peperangan ini patih somodikaran gugur dan dimakamkan di desa yang sekarang disebut desa Sumodikaran (dander). Kekuatan kerajaan rajegwesi melemah. Pasukan mojoranu terus maju dan mendesak pasukan rajekwesi (rajekwesi hancur).
Pada daerah yang msih dikuasai pemerentahan belanda maka belanda mendirikan maracas kecil dan pos-pos pertahanan. Diantaranya di rembang Blora. Rajekwesi, Bancar, Jatirogo, Planturan, Babat, Kapas dll. Pasukan belanda semakin meningkatkan pertahanannya untuk mengimbangi pemberontakan rakyat. Sementra itu pahlawan R.T Sosrodilogo di rajekwesi dan sekitarnya .
Kemenangan Sosrodilogo bersama pengikut merebut rajekwesi akhirnya menimbulkan semangat perlawanan terhadap belanda di daerah lain. Kota Baorno yang diduduki belanda yang berda di perbatasan Surabaya dan tuban meraka kewalahan dan terancam. Pasukan rakyat juga menguasai daerah selatan padangan. Diteruskan kemudian akanmenyerang kota ngawi. Bisa dikatakan diakhiri. Tahun 1827 di daerah rajekwesi di penuhi dengan pemberontakan dan peperangan.
Pahlawan rakyat melawan pemrenthan belnda si awali dari pecahnya oerang di penogoro di mataram pda tahun 1825. R.T Sosrodilogo yang memimpin pasukannya merebut rejekwesi sempat juga di jadikan perwira pasukan kraton Yogyakrata dan pangeran dipenogoro. Perlawanan rakyat juga dialami di kota blora dipimpin oleh Raden Ngabel Tortonoto yang akhirnya menguasai kota blora.
Akhirnya kota rajekwesi dibakar hangus oleh pasukan mojoranu R.T Sosrodilogo bersama pasukannya menguasai semua daerah sekitar kabupaten rejekwesi. Bupati rajekwesi R.T joyonegoro melarikan diri meminta ke bupati sedayu. Sebelum sampai kabupaten sedayu teryata R.T joyonegoro bertemu dengan bupati sedayu di bengawan solo yang sudah siap dengan bala tentaranya yang akan membantu R.T joyonegoro.
Kabupaten sedayu merupakan sekutu rajekwesi yang sama-sama mengakui kekuasaan pemerentahan belanda. Di pinggir daerah rajekwesi bupati sedayu bersama pasukanya mendirikan markas-marakas kecil sementara pasukan lainya diperentah untuk menyerbu kabupaten mojoranu. Sesampai di kabupaten mojoranu pasukan sedayu bertempur dengan pasukan mojoranu. Pasukan sedayu yang berasal dari orang-orang masura dan makasar akhirnya terdesak dan kembali ke markasanya.
Kota rajekwesi akhirnya diduduki oleh R.T Sosrodilogo salah satu kesalahan besar pasukan rakyat adalah setelah mengalami kemenangan dalam peperangan. Banyak dari pasukan itu mau bersenang-senang dahulu sebelum meneruskan peperangan selanjutnya. Hal ini di manfaatkan oleh belanda untuk mengumpulkan dan menata kekuatan kembali.
Bantuan dari belanda mengalir terus menerus ke rembang dan rejekwesi. Pasukan belandaa dari padangan akhirnya dikirim masuk ke kota rajekwesi pasukan rakyat semakin terdesak. mojoranu dapat dikalahkan R.T Sosrodilogo bersama pasukan yang tersisa melarikan diri.
Pada tanggal 26 januari 1828 belanda dapat memasuki kota rajekwesi. R.T Sorodilogo malarikan diri ke arah selatan planturan. Semangat pangikut R.T Sosrodilogo menjadi lemah. Pada tanggal 7 maret 1828 bisa dikatakan pahlawan rakyat di daerah rembang. Rajekwesi dan lain-lain dianggap rampung.
R.T Sosrodilogo bersama saudarannya yaitu raden bagus menjadi buronan oleh pihak belanda. Belanda mengadakan seyembara untuk menangkap kesua orang tersebut. Raden bagus akhirnya diserahkan kepada bupati setempat R.T Sosrodilogo melarikan diri ke jawa tengah dan bergabung dalam peperangan dipenogoro. Namun ahirnya pada tanggal 3 oktober 1828 R.T Sosrodilogo menyerah kepada belanda.
Setelah peperangan usai maka pemerentahan belanda mengundang R.T Sosorodilogo dan bupati sedayu menghadiri pesta besar-besaran (suka-suka bojono) untuk merayakan keberhasilan mengalahkan pasukan mojoranu. Saat itu pula pemerentah belanda mengangkat R.T Joyonegoro menjadi bupati bojonegoro. Nama kabupaten bojonegoro di ambil untuk menggantikan kerajaan rajekwesi yang sudah hancur. BOJO yang berarti bersenang-senang dalam perayaan tersebut. Sedangkan NEGORO berati Negara. Saat itu pemerentahan belanda dipimpin oleh H. Marcus De Kock dengan perangkat Letnan Gubernur Jendar (1826-1830).
R.T Joyonegoro Bupati Bojonegoro 1827-1844.
Berdasarkan cerita pusat kabupaten rejekwesi dulunya terletak di daerah Ngumpak Dalem, maka setelah peperangan dipindah ke daerah boghadung yang terletak di sebelah utara rajekwesi. Berdasarkan pertimbangan pada pejabat waktu itu. Tidak baik mendirikan Negara di lokasi yang sama dengan alas an rejekwesi pernah kalah dalam peperangan mojoranu. Desa Boghadung yang terletak sebelah utara bengawan solo masih ikut darah tuban waktu itu.
Di tahun 1828 bengawan solo sudah terpecah menjadi dua aliran. Desa Boghadung yang tedinya berada di sebelah utara bengawan. Setelah pindah di Boghadung ini kabupaten rajekwesi berubah menjadi nama Bojonegoro.
Di sini di berkembang cerita bahwa kata BO dari bojonegoro diambil dari kata Boghadung yang akhirnya menjadi kata Bojonegoro. Ada pula cerita lain yang mengatkan bahwa bojonegoro berasal dari kata BOJON yang artinya SUGU atau tanah yang diberikan untuk Negara dari daerah Tuban. R.T Joyonegoro beserta keluarganya pindah ke bojonegoro dan pension menjadi bupati bojonegoro pada tahun 1844.
Kira-kira tahun 1000 masehi baru hutan ini yang menduduki yaitu orang-orang keratin madang kemulan. Awal mulanya hutan ini diberi nama “Alas Tuo” namaun setelah didatang masyarakat imigran dari jawa tengah. Mulai banyak didirikan desa-desa disekitar hutan. Diantaranya adalah Desa Gadung, Desa dander dan sebagainya. Para pendatang yang mendirikan desa-desa itu membuat masyarakat sendiri berdasarakan hubungan keluarga. Di tiap-tiap masyarakat tersebut terdapat kepala desa. Di antara kepala desa tersebut ada seorang kepala desa yang bernama Ki Rahadi yang menguasai Dukuh Randu Gempol. Akibat masuk kebudayaan hindu yang di terima Ki Rahadi maka cara pemerentahan meniru cara pemerentahan hindu. Nama Ki Raharadi di ubah Rakai Purnawakilan. Dukuh Randu Gempol diubah menjadi kerajaan Hurandhu Purwo (sekarang tempatnya di plesungan kapas). Beliau mengangkat dirinya sendiri menjadi raja yang mempunyai aliran Syiwa. Kerajaan diperluas dari gunung pegat hutan Babatan (sekarang babat) sampai purwosari cepu dan jatirogo (tuban) samapi layaknya benteng pertahanan kerajaan. Pusat kerajaan berlokasi di daerah kedaton (sekrang di daerah kapas).
Jalan propinsi kota bojonegoro (Jl. Gajah Mada, dipenogoro, kartini, AKBP M. suroko samapai jalan jakasa agung suprapto) dulunya masih berupa sungai besar yang sekarang dinamakan sungai bengawan solo yang waktu itu ramai sekali digunakan untuk perdagangan. Tempat raja berburu di desa padang dan sumberarum sekarang. Kerajaan Hurarandu purwa musnah bersamaan dengan hilangnya raja rakai pikatan secara turun menurun.
Di awal abad 19 indonesia berasa dalam kekuasaan pemerentah belanda. Di tahun 1824 ada 3 daerah di sekitar bojonegoro yang belum ikut dalam pemerentahan belanda yaitu daerah:
1. Kabupaten Mojoranu (dander) yang dipimpin oleh bupati R.T. Sosrodiningrat.
2. Kabupaten Padangan (desa pasinan) yang di pimpin oleh bupati R.T. Prawirogdo
3. Kabupaten Baurno (desa kauman) yang dipimpin oleh Bupati R.T. Honggrowikomo
Ketiga buapti ini dalam pengawasan bupati madiun yang bernama R.T Ronggo yang mewakili kerajaan mataram di jawa tengah. Waktu itu nama bojonegoro belum ada. Pemerentahan belanda menginginkan ketiga kabupaten dijadikan satu dan di bentuk kabupaten baru yang ikut dalam wilayah pemerentahan belanda. Untuk keperluan tersebut 3 bupati tersebut diajak musawarah di daerah padangan. Hal ini terjadi tahun 1826. Tapi bupati mojoranu yaitu R.T Sosrodinigrat dapat dijadikan alasan karena sedang berpergian ke desa cabean, daerah rejoso nganjuk. Selama itu pemerentahan kabupaten mojoranu di serahkan kepada pateh demang R. Sumosirjo beserta putra-putrinya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Surratin yang waktu itu masih didaerah nganjuk. Selama itu pemerantahan kabbupaten mojoranu diserahkan kepada pateh demang R. sumodirjo beserata putra-putranya yaitu R.M Sosrodilogo dan R.M Suratin yang waktu itu masih belajar agama di daerah ngithitik.
Pemerentahan belanda yang melihat untuk menyatuka 3 daerah menjadi gagal, lalu memasang rambu-rambu di wilayah mojoranu dan membuat tandingan yang di beri nama kabupten rajekwesi sekaligus membuat penjara sana. Yang di angkat oleh pemerentahan belanda menjadi bupati rajekwesi yaitu R.T Purwonegoro yang waktu itu masih berstatus bupati probolinggo hanya untuk semestara. Pusat kabupaten waktu itu berlokasi di daerah ngumpak dalem.
Karena pemerentahan di rejekwesi R.T purwonegoro tidak sesuai dengan yang diharapkan belanda maka belanda mengankat R.T joyonegoro menggantikan bapaknya yang di angkat sebagai bupati rajekwesi. Di mada pemerentahan belanda kapubaten mojoranu dianggap tidak ada. Melihat kenyataan yang demikian R.T Sosrodilogo juga mengadakan hubungan dengan pangeran dipenogoro di Mataram.
Disuatu waktu R.T joyonegoro malihat R.M Suratin R.T Sosrodiningrat seebagai bupati mojoranu memakai kebesan kerajaan. Saat itu juga R.M Suratin ditangkap dan dijebloskan ke penjara Rajekwesi. Kejadian itu diketahui R.T Sorodilogo. Setelah berunding dengan patih demangan R. Sumodiroojo dan demang kapoh maka R.T Sosrodilogo meminta bantuan pengeran dipenogoro dari mataram akhirnya dikirm bala bantuan sebanyak 40 orang.
Sengaja di buat lantaran akhirnya terjadi peperangan kecil diantara Mojoranu dan Rajekwesi. Ke 40 oarang dari mataram akhirnya ditwan dan pateh demangan R. Sumodirjo gugur dan dimakamkan di desa bendo (kapas) R.T Sosrodilogo juga dimasukan ke penjara dan dituduh sebagai pemberontak dipenjara di rajekwesi R.T Sosrodilogo bertemu dengan adiknya R.M Suratin. Keduanya akan mengadakan pemberontakan dengan perencanaan yang lebih matang dan rapi.
Akhirnya keduanya bida lepas dari penjara dan peperangan dimulai kembali. Kabupaten Rajekwesi dikepung dari berbagai arah. Dalam peperangan ini patih somodikaran gugur dan dimakamkan di desa yang sekarang disebut desa Sumodikaran (dander). Kekuatan kerajaan rajegwesi melemah. Pasukan mojoranu terus maju dan mendesak pasukan rajekwesi (rajekwesi hancur).
Pada daerah yang msih dikuasai pemerentahan belanda maka belanda mendirikan maracas kecil dan pos-pos pertahanan. Diantaranya di rembang Blora. Rajekwesi, Bancar, Jatirogo, Planturan, Babat, Kapas dll. Pasukan belanda semakin meningkatkan pertahanannya untuk mengimbangi pemberontakan rakyat. Sementra itu pahlawan R.T Sosrodilogo di rajekwesi dan sekitarnya .
Kemenangan Sosrodilogo bersama pengikut merebut rajekwesi akhirnya menimbulkan semangat perlawanan terhadap belanda di daerah lain. Kota Baorno yang diduduki belanda yang berda di perbatasan Surabaya dan tuban meraka kewalahan dan terancam. Pasukan rakyat juga menguasai daerah selatan padangan. Diteruskan kemudian akanmenyerang kota ngawi. Bisa dikatakan diakhiri. Tahun 1827 di daerah rajekwesi di penuhi dengan pemberontakan dan peperangan.
Pahlawan rakyat melawan pemrenthan belnda si awali dari pecahnya oerang di penogoro di mataram pda tahun 1825. R.T Sosrodilogo yang memimpin pasukannya merebut rejekwesi sempat juga di jadikan perwira pasukan kraton Yogyakrata dan pangeran dipenogoro. Perlawanan rakyat juga dialami di kota blora dipimpin oleh Raden Ngabel Tortonoto yang akhirnya menguasai kota blora.
Akhirnya kota rajekwesi dibakar hangus oleh pasukan mojoranu R.T Sosrodilogo bersama pasukannya menguasai semua daerah sekitar kabupaten rejekwesi. Bupati rajekwesi R.T joyonegoro melarikan diri meminta ke bupati sedayu. Sebelum sampai kabupaten sedayu teryata R.T joyonegoro bertemu dengan bupati sedayu di bengawan solo yang sudah siap dengan bala tentaranya yang akan membantu R.T joyonegoro.
Kabupaten sedayu merupakan sekutu rajekwesi yang sama-sama mengakui kekuasaan pemerentahan belanda. Di pinggir daerah rajekwesi bupati sedayu bersama pasukanya mendirikan markas-marakas kecil sementara pasukan lainya diperentah untuk menyerbu kabupaten mojoranu. Sesampai di kabupaten mojoranu pasukan sedayu bertempur dengan pasukan mojoranu. Pasukan sedayu yang berasal dari orang-orang masura dan makasar akhirnya terdesak dan kembali ke markasanya.
Kota rajekwesi akhirnya diduduki oleh R.T Sosrodilogo salah satu kesalahan besar pasukan rakyat adalah setelah mengalami kemenangan dalam peperangan. Banyak dari pasukan itu mau bersenang-senang dahulu sebelum meneruskan peperangan selanjutnya. Hal ini di manfaatkan oleh belanda untuk mengumpulkan dan menata kekuatan kembali.
Bantuan dari belanda mengalir terus menerus ke rembang dan rejekwesi. Pasukan belandaa dari padangan akhirnya dikirim masuk ke kota rajekwesi pasukan rakyat semakin terdesak. mojoranu dapat dikalahkan R.T Sosrodilogo bersama pasukan yang tersisa melarikan diri.
Pada tanggal 26 januari 1828 belanda dapat memasuki kota rajekwesi. R.T Sorodilogo malarikan diri ke arah selatan planturan. Semangat pangikut R.T Sosrodilogo menjadi lemah. Pada tanggal 7 maret 1828 bisa dikatakan pahlawan rakyat di daerah rembang. Rajekwesi dan lain-lain dianggap rampung.
R.T Sosrodilogo bersama saudarannya yaitu raden bagus menjadi buronan oleh pihak belanda. Belanda mengadakan seyembara untuk menangkap kesua orang tersebut. Raden bagus akhirnya diserahkan kepada bupati setempat R.T Sosrodilogo melarikan diri ke jawa tengah dan bergabung dalam peperangan dipenogoro. Namun ahirnya pada tanggal 3 oktober 1828 R.T Sosrodilogo menyerah kepada belanda.
Setelah peperangan usai maka pemerentahan belanda mengundang R.T Sosorodilogo dan bupati sedayu menghadiri pesta besar-besaran (suka-suka bojono) untuk merayakan keberhasilan mengalahkan pasukan mojoranu. Saat itu pula pemerentah belanda mengangkat R.T Joyonegoro menjadi bupati bojonegoro. Nama kabupaten bojonegoro di ambil untuk menggantikan kerajaan rajekwesi yang sudah hancur. BOJO yang berarti bersenang-senang dalam perayaan tersebut. Sedangkan NEGORO berati Negara. Saat itu pemerentahan belanda dipimpin oleh H. Marcus De Kock dengan perangkat Letnan Gubernur Jendar (1826-1830).
R.T Joyonegoro Bupati Bojonegoro 1827-1844.
Berdasarkan cerita pusat kabupaten rejekwesi dulunya terletak di daerah Ngumpak Dalem, maka setelah peperangan dipindah ke daerah boghadung yang terletak di sebelah utara rajekwesi. Berdasarkan pertimbangan pada pejabat waktu itu. Tidak baik mendirikan Negara di lokasi yang sama dengan alas an rejekwesi pernah kalah dalam peperangan mojoranu. Desa Boghadung yang terletak sebelah utara bengawan solo masih ikut darah tuban waktu itu.
Di tahun 1828 bengawan solo sudah terpecah menjadi dua aliran. Desa Boghadung yang tedinya berada di sebelah utara bengawan. Setelah pindah di Boghadung ini kabupaten rajekwesi berubah menjadi nama Bojonegoro.
Di sini di berkembang cerita bahwa kata BO dari bojonegoro diambil dari kata Boghadung yang akhirnya menjadi kata Bojonegoro. Ada pula cerita lain yang mengatkan bahwa bojonegoro berasal dari kata BOJON yang artinya SUGU atau tanah yang diberikan untuk Negara dari daerah Tuban. R.T Joyonegoro beserta keluarganya pindah ke bojonegoro dan pension menjadi bupati bojonegoro pada tahun 1844.
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Asal Mula Masyarakat Samin Margomulyo Bojonegoro
Tersebutlah di Desa margomulyo, Kec Margomilyo, Kab bojonegoro terdapat sebuah dusun yang terletak ada di tengan-tengan hutan jati. Nama dusun itu adalah dusun jepang, di dusun jepang tersebut hidup seorang kakek keturunan Ki samin dengan seorang istri dan tujuh anaknya. Kakek tersebut bernama harjo kardi, masyarakat dusun jepang memangil kakek tersebut dengan panggilam Mbah Harjo Kardi. Mbah harjo kardi merupakan cicit dari R. Surontiko yang bergelar ningrat jawa R. Surowijoyo.
Mbah hardi Karjo lebih di kenal oleh masyarakat bojonegoro sebagai pemimpin samin. Dari mana asalnya mula kota “samin” dan mengapa di sebut “samin”.
Konon menurut cerita bemula dari R. Surowijoyo yang masih keturunan Raja, sejak kecil didik oleh orang tuanya (Raden mas Adipati Brotoningrat) mengenal lingkungan kerajaan. Setelah R. Suryowijoyo berabjak dewasa eleh orang tuanya memikirkan penderitaan rakyat dalam penjajahan orang belanda. Beliau sering bedian diri. Berangan-angan ingin meninggalkan kehidupan kerajaan, membaur rakyat jelata dan melawan penjajah.
Pada suatu hari dengan langkah mantap R. Suryowijayo keluar dari istana dan membaur dengan rakyat jelata. Selanjutnya R. Suryowijoyo sering merampok orang kaya yang menjadi antek be;anda atau kaki tangan belanda. Hasil rampokan tersebut dibagi-bagikan kepada orang miskin.
Pada tahun 1840 R. Suryowijoyo mendirikan perkumpulan pemuda yang di berinama “TIYANG SAMI AMIN” Dari nama perkumpulan pemuda itulah muncul istilah samin. Samin artinya sama maksudnya bersama-sama mebela negara indonesia. Dalam perkumpulan ini pemuda di ajarakan tingkah laku yang baik terhadap sesama. Jangan sampai melakukan hal yang semena-mena, harus berjiwa besar , sabar, dan harus menentang penjajah. Hal serupa di ajarkan kepasa anak cucunya dan juga memberi pesan kepada anak cucunya yang ada di mana saja untuk menolak membayar pajak kepada penjajah. Oleh karena itu pada masa penjajahan belanda, anak cucu R. Suryowijoyo menolak membayar pajak kepada belanda.
Tujuan menolak pajak sebenarnya adalah perang yang tidak dapat di istilahakan: jalan masuk air, sebab perang tidak menggunakan senjata , harus sabar tapi pasti. Oleh karena itu dalam melawan belanda dapat si sebut “sirep” atau sepi. Dengan adanya hal tersebut penjajah mengadakan keturunan R. Suryowijoyo adalah orang-orang yang “DABLEK” atau susah si atur.
Sejak itulah nama “Samin” menjadi terkenal. Sebab meskipun kelompok samin perampok, tetapi bila di rasakan betul ajaranya baik. Dikatakana baik karena di samping suka menolong orang miskin juga tegas menetang penjajah.
R. Suryowijoyo memperluas daerah kekuasaanya akhirnya sampailahy di daerah bojonegoro mulai dari kecamatan kanor terus meluas sampailah perbatasan provinsi jawa timur-jawa tengah yaitu antara dusun jepang yang ada di kecamatan margomulyo kabupaten bojonegoro dan desa ploso kabupaten Blora. Di daerah perbatasan Bojonegoro-Blora itulah putra R. Suryowijoyo yang bernama R. Kohar menginjak dewasa R. Kohar memakai sebutan “Samin Surowijoyo atau samin anom.
Sejak saat itu ketika ayahnya menghilang tak tahu kemana R. Kohar atau samin anom hidup morat-marit tanpa harta benda. Kemusian ia meneruskan ajaran ayahnya, meyusun kekuatana baru dan merencanakan mendirikan kerajaan R. Surowijoyo atau samin sepuh. R Kohar atau samin anom setelah memiliki gagasan yang baik, beliau mendekati masarakat dan mengadakan perkumpulan di balai desa atau lapangan. Dalam perkumpulan itu beliau berpidato sebagai berikut.
“Cur Demah Eling Bilih Siro Kabeh Horak Sanes Durum Pandowo, Lan Wis Nyipati Kabrakalan Krendah Mojopahit Sangkeng Bakrage Wadyo Musuh. Mulo Sakuwit Biyen Kolo Niro Puntodewo Titip Tanah Jowo Marang Hing Sunan Kalijogo. Hiku Maklumat Suwilo Kajangdoko”. Pidato tersebut di ucapkan dalam bahasa jawa Blora dan Bojonegoro. Maksud pidato Ki Samin Anom adalah “Orang samin itu keturunan satria pandawa. Prabu puntadewa, saudara tak bersedia menolong tanpa pamrih”.
Ajaran ki samin berkaitan dengan ilmu unduk jiwa raga, jasmani dan rohani mengandung 5 saran, yaitu:
Cerita Ki Samin Anom sudah habis beliau di tangkap Belanda dan dibuang tak tentu rimbanya. Kerena secara terus terang beliau menentang Belanda dan mempunyai gagasan yang membangun negara asli pribubi ini tanpa campur tangan orang kulit putih. Walaupun Ki Anom termasuk kedua putranya yang bernama Karto kemis dan paniyah. Sebelum Ki Samin Anom di tangkap belanda. Putrinya yang bernama paniyah dinikahkan dengan Suro Kidin dan mempunyai 9 putra. Salah satu putranya bernama Surokarto Kamidin yang biasa di panggil Kamidin. Ki Suro Kamidin menpunyai 4 anak. Dari keempat anak Kasimin salah satunya bernama Harjo Kardi. Mbah Harjo Kardi itulah yang sampai sekarng hidup di daerah perbatasan Bojonegoro Blora. Tepatnya di dusun jepang, kecamatan Margomulyokabupaten Bojonegoro.
Mbah Hrdi Karjo sampai sekarang di tahun 2007 masih memegang teguh pesan eyang buyutnya yang di sampaikan melalui ayahnya, agar membangun manusia seutuhnya. Harus pasrah semeleh, sabar, nrimo ing pandum, seperti air telaga tidak bersuara.
Di samping pesan eyang buyutnya diatas yaitu: merah, hitam dan putih. yang didapat dipecah menjadi 8 yaitu
* Putih untuk dasar
* Hitam untuk kesenangan
* Kuning untuk pedoman tingkah laku
* Merah untuk sandang pangan, angkara murka
Dengan adanya hal tersebut di atas. Mbah Harjo Kardi meneruskan tetang pemahaman yang keliru. Mengenai arti “Samin”. Istilah samin mempunyai arti sami-sami angin, maksudnya bersama-sama melakukan hal-hal yang baik, bertekat mengusir penjajah dan ingin punya negara-negara yang tentram. Secara bersama-sama bergotong royong menuju masyarakat adil makmur berdasarkan pancasila.
Walau demikian sekarang masih banyak oarang yang beranggapan salah “masarakat samin sebagai suku dibelakang yang terrisolir dan susah di atur”, mohon di hapus kerena tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, kata Mbah Harjo Kardi pemimpin masyarakat samin yang ada di Bojonegoro.
Mbah hardi Karjo lebih di kenal oleh masyarakat bojonegoro sebagai pemimpin samin. Dari mana asalnya mula kota “samin” dan mengapa di sebut “samin”.
Konon menurut cerita bemula dari R. Surowijoyo yang masih keturunan Raja, sejak kecil didik oleh orang tuanya (Raden mas Adipati Brotoningrat) mengenal lingkungan kerajaan. Setelah R. Suryowijoyo berabjak dewasa eleh orang tuanya memikirkan penderitaan rakyat dalam penjajahan orang belanda. Beliau sering bedian diri. Berangan-angan ingin meninggalkan kehidupan kerajaan, membaur rakyat jelata dan melawan penjajah.
Pada suatu hari dengan langkah mantap R. Suryowijayo keluar dari istana dan membaur dengan rakyat jelata. Selanjutnya R. Suryowijoyo sering merampok orang kaya yang menjadi antek be;anda atau kaki tangan belanda. Hasil rampokan tersebut dibagi-bagikan kepada orang miskin.
Pada tahun 1840 R. Suryowijoyo mendirikan perkumpulan pemuda yang di berinama “TIYANG SAMI AMIN” Dari nama perkumpulan pemuda itulah muncul istilah samin. Samin artinya sama maksudnya bersama-sama mebela negara indonesia. Dalam perkumpulan ini pemuda di ajarakan tingkah laku yang baik terhadap sesama. Jangan sampai melakukan hal yang semena-mena, harus berjiwa besar , sabar, dan harus menentang penjajah. Hal serupa di ajarkan kepasa anak cucunya dan juga memberi pesan kepada anak cucunya yang ada di mana saja untuk menolak membayar pajak kepada penjajah. Oleh karena itu pada masa penjajahan belanda, anak cucu R. Suryowijoyo menolak membayar pajak kepada belanda.
Tujuan menolak pajak sebenarnya adalah perang yang tidak dapat di istilahakan: jalan masuk air, sebab perang tidak menggunakan senjata , harus sabar tapi pasti. Oleh karena itu dalam melawan belanda dapat si sebut “sirep” atau sepi. Dengan adanya hal tersebut penjajah mengadakan keturunan R. Suryowijoyo adalah orang-orang yang “DABLEK” atau susah si atur.
Sejak itulah nama “Samin” menjadi terkenal. Sebab meskipun kelompok samin perampok, tetapi bila di rasakan betul ajaranya baik. Dikatakana baik karena di samping suka menolong orang miskin juga tegas menetang penjajah.
R. Suryowijoyo memperluas daerah kekuasaanya akhirnya sampailahy di daerah bojonegoro mulai dari kecamatan kanor terus meluas sampailah perbatasan provinsi jawa timur-jawa tengah yaitu antara dusun jepang yang ada di kecamatan margomulyo kabupaten bojonegoro dan desa ploso kabupaten Blora. Di daerah perbatasan Bojonegoro-Blora itulah putra R. Suryowijoyo yang bernama R. Kohar menginjak dewasa R. Kohar memakai sebutan “Samin Surowijoyo atau samin anom.
Sejak saat itu ketika ayahnya menghilang tak tahu kemana R. Kohar atau samin anom hidup morat-marit tanpa harta benda. Kemusian ia meneruskan ajaran ayahnya, meyusun kekuatana baru dan merencanakan mendirikan kerajaan R. Surowijoyo atau samin sepuh. R Kohar atau samin anom setelah memiliki gagasan yang baik, beliau mendekati masarakat dan mengadakan perkumpulan di balai desa atau lapangan. Dalam perkumpulan itu beliau berpidato sebagai berikut.
“Cur Demah Eling Bilih Siro Kabeh Horak Sanes Durum Pandowo, Lan Wis Nyipati Kabrakalan Krendah Mojopahit Sangkeng Bakrage Wadyo Musuh. Mulo Sakuwit Biyen Kolo Niro Puntodewo Titip Tanah Jowo Marang Hing Sunan Kalijogo. Hiku Maklumat Suwilo Kajangdoko”. Pidato tersebut di ucapkan dalam bahasa jawa Blora dan Bojonegoro. Maksud pidato Ki Samin Anom adalah “Orang samin itu keturunan satria pandawa. Prabu puntadewa, saudara tak bersedia menolong tanpa pamrih”.
Ajaran ki samin berkaitan dengan ilmu unduk jiwa raga, jasmani dan rohani mengandung 5 saran, yaitu:
- Kehendak yang didasari usaha pengendalian diri.
- Dalam beribadah kepada yang maha kuasa harus menghormati sesama mahluk tuhan.
- Dalam mawas diri, melihat batin sendiri setiap saat dan menyelaraskan dengan lingkungan.
- Dalam menghadapi bencana/bahaya yang merupakan cobaan dari yang maha kuasa.
- Berperang pada budi pekerti.
Cerita Ki Samin Anom sudah habis beliau di tangkap Belanda dan dibuang tak tentu rimbanya. Kerena secara terus terang beliau menentang Belanda dan mempunyai gagasan yang membangun negara asli pribubi ini tanpa campur tangan orang kulit putih. Walaupun Ki Anom termasuk kedua putranya yang bernama Karto kemis dan paniyah. Sebelum Ki Samin Anom di tangkap belanda. Putrinya yang bernama paniyah dinikahkan dengan Suro Kidin dan mempunyai 9 putra. Salah satu putranya bernama Surokarto Kamidin yang biasa di panggil Kamidin. Ki Suro Kamidin menpunyai 4 anak. Dari keempat anak Kasimin salah satunya bernama Harjo Kardi. Mbah Harjo Kardi itulah yang sampai sekarng hidup di daerah perbatasan Bojonegoro Blora. Tepatnya di dusun jepang, kecamatan Margomulyokabupaten Bojonegoro.
Mbah Hrdi Karjo sampai sekarang di tahun 2007 masih memegang teguh pesan eyang buyutnya yang di sampaikan melalui ayahnya, agar membangun manusia seutuhnya. Harus pasrah semeleh, sabar, nrimo ing pandum, seperti air telaga tidak bersuara.
Di samping pesan eyang buyutnya diatas yaitu: merah, hitam dan putih. yang didapat dipecah menjadi 8 yaitu
* Putih untuk dasar
* Hitam untuk kesenangan
* Kuning untuk pedoman tingkah laku
* Merah untuk sandang pangan, angkara murka
Dengan adanya hal tersebut di atas. Mbah Harjo Kardi meneruskan tetang pemahaman yang keliru. Mengenai arti “Samin”. Istilah samin mempunyai arti sami-sami angin, maksudnya bersama-sama melakukan hal-hal yang baik, bertekat mengusir penjajah dan ingin punya negara-negara yang tentram. Secara bersama-sama bergotong royong menuju masyarakat adil makmur berdasarkan pancasila.
Walau demikian sekarang masih banyak oarang yang beranggapan salah “masarakat samin sebagai suku dibelakang yang terrisolir dan susah di atur”, mohon di hapus kerena tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, kata Mbah Harjo Kardi pemimpin masyarakat samin yang ada di Bojonegoro.
Tags:
Berita Desa
,
Suara Warga
Jasa Pembuatan Website Blog Gratis Bojonegoro
VISI
Menjadi Penyedia Layanan Pengembangan Web Terbaik Dan Profesional Di Bojonegoro Yang Dikenal Masyarakat Secara Luas Di Indonesia
MISI
Menjadi Penyedia Layanan Pengembangan Web Terbaik Dan Profesional Di Bojonegoro Yang Dikenal Masyarakat Secara Luas Di Indonesia
MISI
- Membantu perusahaan memberikan nilai tambah bagi customer dengan menampilkan citra, produk, dan layanan di dunia internet khususnya di bojonegoro.
- Membantu organisasasi maupun personal untuk mewujudkan kebutuhanya dalam bentuk website.
- Membantu mempercepat terwujudnya revolusi desain dengan penyebaran desain terbaru yang lebih baik secara menyeluruh di internet.
- Stategi marketing di bidang internet untuk menarik dan menambah custemer bagi perusahaan maupun usaha anda.
Malowopati merupakan sebuah unit usaha yang bergerak di bidang Web Design dan Web Development berbasis di Bojonegoro yang telah berpengalaman dan professional. Kami hadir untuk memberikan solusi terpadu (lengkap) bagi Anda mulai dari perancangan hingga website benar-benar online di internet. Layanan one-stop solution kami meliputi web design, web development, web maintenance, hingga online promotion (internet marketing).
OFFICE : Jl. Raya Ngraseh, Dander, Bojonegoro, Jawa Timur (selatan pasar mojoranu). HP 085730190092
Salam saya Rifaun Naim seorang yang mampu bekerja sebagai individu maupun sebagai bagian dari suatu tim, dinamis, komunikatif, dapat dipercaya agar lebih kenal bisa Download CV
Salam saya Rifaun Naim seorang yang mampu bekerja sebagai individu maupun sebagai bagian dari suatu tim, dinamis, komunikatif, dapat dipercaya agar lebih kenal bisa Download CV
Keyword : jasa, pembuatan, website, blog, gratis, bojonegoro, cepu, blora, tuban, babat, lamongan, ngawi, madiun, nganjuk, Kediri, jombang, mojokerto, kertosono, gresik, surabaya, jawa, timur, indonesia, hosting, domain, web, design, development, maintenance, seo, professional, berkualitas, harga, murah, portofolio, free, software, tutorial, komputer, download, template, wordpress, blogger, cms, web murah, domain gratis, hosting gratis
Tags:
Artikel Warga
,
Berita Desa
,
Kabar Desa
,
Komoditas Desa
,
Potensi Desa
,
Suara Warga
,
Tokoh Desa
Jasa Pembuatan Blog Murah Bojonegoro
PAKET-PAKET HARGA PEMBUATAN BLOG
1. Paket A (Web Personal Blog)Paket Ini Cocok Untuk Anda Yang Inggin Memiliki Blog Pribadi Biasa Untuk Berbisnis, Menggunakan Platfrom Blogger.
Features Blog :
- Gratis Domain nama-anda.blogspot.com
- Desain Sederhana Dan Menarik (Demo Blog)
- Widget Di Sesuaikan Bedasarkan Tema Blog Anda
- Garansi 1 Minggu
- Harga Rp. 100.000
Paket Ini Cocok Untuk Anda Yang Mempunyai Hobby Menulis Dan Berbagi Pengetahuan Antar Sesama
Features Blog :
- Gratis Domain Seperti nama-situs.com .com .net .info .biz
- Desain Menarik Dilengkapi Slide Show (Demo Blog)
- Widget Di Sesuaikan Berdasarkan Website Berita Anda
- Garansi 2 Minggu
- Harga Rp. 250.000
- Jika Tidak Memakai Domain Harga Menjadi 200.000
Paket Ini Cocok Untuk Badan Atau Organisasi, Seperti Sekolah Dll.
Features Blog :
- Gratis Domain Seperti nama-situs.com .com .net .info .biz .us .org .or.id .sch.id .ac.id
- Desain Di Sesuiakan Profil Perusahaan Anda (Demo Blog)
- Widget Di Sesuaikan Berdasarkan Website Berita Anda
- Garansi 2 Minggu
- Harga Rp. 350.000
Paket Ini Cocok Buat Anda Yang Mempunyai Usaha, Dan Inggin Memperluasa Jangkauan Anda Di Dunia Internet.
Features Blog :
- Gratis Domain nama-toko.com .co.id .biz .us
- Desain Menarik Dan Elegant (Demo Blog)
- Widget Di Sesuai Tema Toko Online, Dan Anda Bisa Memesan Widget Sesuai Yang Anda Mau
- Garansi 3 Minggu
- Harga Rp. 400.000
HP : 085730190092
Email : cipluan@gmail.com
NOTE : Saya Akan Mengerjakan Pesanan Anda Jika Sudah Sudah Melakukan Pembayaran 50% Dari Harga Pembuatan..!!
BONUS :
Sebagai Ungkapan Rasa Terima Kasih, Saya Akan Memberikan Bonus Kepada Anda, Seperti Apa Bonus Nya.
- Mengajak 2 Orang (1 Buah Web Personal)
- Mengajak 3 Orang (1 Buah Web Berita + Domain Gratis)
- Mengajak 4 Orang (1 buah Web toko Online/Perusahaan + Domain Gratis)
Salam saya Rifaun Naim seorang yang mampu bekerja sebagai individu maupun sebagai bagian dari suatu tim, dinamis, komunikatif, dapat dipercaya agar lebih kenal bisa bisa Download CV
Contoh Project :
- blogfauns1.blogspot.com
- blogfauns2.blogspot.com
- blogfauns3.blogspot.com
- blogfauns4.blogspot.com
- blogfauns5.blogspot.com
- blogfauns6.blogspot.com
- blogfauns7.blogspot.com
- blogfauns8.blogspot.com
- blogfauns9.blogspot.com
- blogfauns10.blogspot.com
- blogfauns11.blogspot.com
- blogfauns12.blogspot.com
- blogfauns13.blogspot.com
- blogfauns14.blogspot.com
- blogfauns15.blogspot.com
- blogfauns16.blogspot.com
- blogfauns17.blogspot.com
- blogfauns18.blogspot.com
- blogfauns19.blogspot.com
- blogfauns20.blogspot.com
Keyword : Jasa Pembuatan Website Jawa Timur, Bojonegoro, Lamongan, bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacetan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Blitar, Batu, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Surabaya, Alamat Kh Anwar Zahid, Alamat Kyai Anwar Zahid, Contact Person Kh Anwar Zahid, Tarif Kh Anwar Zahid, Bikin Web Di Bojonegoro, Webdisgn Di Bojonegoro, Developer Website Bojonegoro, Perusahaan Web Developer Bojonegoro
Tags:
Artikel Warga
,
Berita Desa
,
Kabar Desa
,
Komoditas Desa
,
Potensi Desa
,
Suara Warga
,
Tokoh Desa

































